Bagaimana Mikrobioma Usus Anda Mempengaruhi Hormon?

Apa itu Koneksi Usus-Hormon?

Kesehatan Usus dan Hormon – apakah keduanya saling terkait?

Studi terbaru menyatakan semakin jelas bahwa keadaan usus baik itu sehat maupun tidak sehat, memiliki pengaruh pada kadar dan ketidakseimbangan hormon Kamu.

Kekuatan sistem kekebalan tubuh kamu sangat ditentukan oleh keadaan usus. Keadaan kesehatan usus mempengaruhi hampir setiap proses fisiologis dalam tubuh manusia. Semakin banyak mikroorganisme baik, semakin sehat kita. Pada saat mikrobioma usus tidak seimbang terlalu banyak bakteri dan jamur yang jahat akan menyebabkan usus yang tidak sehat sehingga menyebabkan gangguan hormonal dan peradangan kronis yang dapat menyebabkan penyakit serius, seperti diabetes, depresi, penyakit kardiovaskular, gangguan autoimun, dan bahkan kanker.

Dinding usus bersifat permeabel sehingga nutrisi dari makanan dapat melewati ke seluruh tubuh dan menopang kehidupan kita. Apabila kamu mengonsumsi makanan sehat dan melakukan kebiasaan gaya hidup yang baik, maka mikrobioma usus akan melakukan tugasnya secara efektif. Namun, faktor-faktor seperti makanan yang salah, mengonsumsi antibiotik, manajemen stress buruk, dan kurangnya tidur dapat membuat mikrobioma tidak seimbang. Bakteri berbahaya menjadi lebih umum dan ini menimbulkan masalah.

Berbagai macam masalah kesehatan yang disebabkan oleh gangguan usus, seperti:

  • Kembung
  • Diare / Sembelit
  • Refluks asam
  • Sensitivitas makanan
  • Ruam kulit / Eksim
  • Depresi/mood rendah
  • Kekurangan vitamin D3
  • Kekurangan vitamin B12
  • Gangguan autoimun
  • Sistem kekebalan tubuh terganggu
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Peradangan kronis
  • Kegemukan

Kesehatan Usus dan Hormon

Ada hubungan antara kesehatan mikrobioma usus kamu dan hormon. Ketika kesehatan usus tidak optimal, hormon menjadi tidak seimbang. Penelitian baru menunjukkan bahwa mikrobioma memainkan peran besar dalam regulasi estrogen. Studi-studi ini menunjukkan bahwa kesehatan usus yang buruk akan meningkatkan risiko penyakit terkait estrogen seperti PCOS (gangguan kesehatan yang menyebabkan sel telur pada perempuan tidak berkembang secara normal ), endometriosis (gangguan kesehatan yang mempengaruhi bagian perut bawah wanita), dan bahkan kanker payudara.

Para ilmuwan menyatakan bahwa 95% jenis hormon serotonin diproduksi dan disimpan di usus. Inilah sebabnya mengapa orang dengan mikrobioma yang tidak sehat juga sering mengalami perasaan depresi dan kecemasan.

Mikrobioma usus yang tidak seimbang juga merupakan salah satu penyebab hormon tiroid berkinerja rendah, hal ini dikenal sebagai Hipotiroidisme. Gejala ini akan menyebabkan kamu mengalami kelelahan kronis, penambahan berat badan, dan rambut rontok.

Hormon insulin sebagian diatur oleh Lactobacillus reuteri yang disimpan di usus. Peradangan merupakan gejala utama dari mikrobioma yang tidak seimbang.

Vitamin D3 yang merupakan hormon prekursor, tidak diserap dengan baik oleh tubuh jika kesehatan usus tidak optimal. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan.

Kesehatan usus juga mempengaruhi kadar kolesterol yang sehat. Ini adalah prekursor untuk menjaga keseimbangan Progesteron dan Estrogen.

Cara Meningkatkan Kesehatan dan Hormon Usus

  • Konsumsi makanan yang kaya nutrisi dan anti-inflamasi.
  • Konsumsi probiotik secara teratur.
  • Konsumsi makanan yang mengandung prebiotik.
  • Mengurangi konsumsi gula
  • Minum antibiotik hanya jika benar-benar diperlukan.
  • Jauhi konsumsi pemanis buatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa pemanis seperti aspartam merangsang pertumbuhan bakteri berbahaya di usus.
  • Minum lebih banyak air. Air bermanfaat bagi lapisan usus dan membantu menjaga keseimbangan.

Penting untuk selalu menjaga kesehatan usus. Kesehatan usus sangat penting untuk aktivitas produksi hormon dalam menjaga metabolisme tubuh kamu.

Tinggalkan Balasan

Keranjang belanja

0

Tidak ada produk di keranjang.