Bisakah Kamu Overdosis Probiotik?

Jika kamu suka dengan produk probiotik, berarti kamu tahu bahwa produk probiotik memiliki banyak manfaat kesehatan yang tak diragukan lagi. Kandungan probiotik yang terdapat dalam komposisi produk tersebut merupakan mikroorganisme baik yang membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Namun apa jadinya jika kamu terlalu banyak mengonsumsi produk probiotik tersebut?

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai jenis makanan dan minuman yang mengandung probiotik telah menjadi produk yang dicari banyak orang. Banyak industri makanan dan minuman yang menciptakan dan memasarkan berbagai produk probiotik tersebut. Saat ini pun dengan mudah menemukan produk probiotik diberbagai macam toko retail yang berada di sekitarmu.

Usus manusia adalah rumah bagi sekitar triliunan mikroorganisme. Mikroorganisme ini, meliputi: jamur, ragi, dan bakteri yang secara kolektif disebut sebagai mikrobioma usus, sebuah ekosistem menarik yang berada di dalam usus kita.

Dikutip dari sebuah artikel yang ditulis oleh Pratiwi D. Suparmono pada Journal Kedokteran Indonesia. Pada metabolisme tubuh manusia mikrobioma memiliki peran sebagai berikut:

  • Membantu proses mencerna makanan
  • Mengatur sistem kekebalan tubuh (imun)
  • Melindungi dari bakteri yang merugikan

Setiap manusia memiliki respon yang berbeda pada metabolisme mikrobioma dalam tubuhnya.

Mengingat bahwa mikrobioma usus secara alami mengandung triliun mikroorganisme, mudah untuk melihat mengapa mengonsumsi suplemen probiotik (bahkan dengan dosis tinggi) menimbulkan sedikit risiko bagi kita. Sebagian besar suplemen di pasaran mengandung sekitar 1,2 sampai dengan 75 miliar mikroorganisme per dosis (tergantung produknya).

Seorang ahli gizi dari perusaahn Silver Fern Dr. Zach Bush menjelaskan mengonsumsi probiotik dalam jangka panjang akan melawan bakteri merugikan sehingga kesehatan usus menjadi lebih optimal. Namun apabila probiotik terus dikonsumsi dalam jumlah yang melebihi dosis, justru hal ini akan membuat lingkungan usus tidak stabil. Apabila lingkungan usus tidak stabil maka akan menyebabkan terganggunya kesehatan pencernaan seperti mual, diare, dan kembung. Selain itu dengan mengonsumsi satu jenis probiotik, justru kita menciptakan koloni mikroorganisme tertentu saja.

Seorang ahli mikrobiologi dari perusahan Silver Fern Kiran Krishnan mengungkapkan bahwa bila seseorang mengonsumsi probiotik terlalu banyak, dimungkinkan ketika buang air besar menjadi lebih encer.

Sebaiknya konsumsi probiotik secukupnya sesuai dengan kondisi kesehatan kamu, dan konsumsilah probiotik dengan komposisi dua atau lebih jenis mikroorganisme (multi strain) dalam produk probiotik.

Tinggalkan Balasan

Keranjang belanja

0

Tidak ada produk di keranjang.