Peran Probiotik Untuk Jerawat & Kesehatan Kulit

Kesehatan usus dan kesehatan kulit telah dikaitkan sejak awal abad ke-20. Kali ini kita akan melihat pemahaman terutama hubungan antara kesehatan usus dan jerawat, dan peran probiotik.

Bukan hanya remaja yang mudah mengalami wajah berjerawat tapi orang dewasa pun akan mengalaminya, biasanya pada kulit akan muncul bintik-bintik lalu jerawat akan tumbuh kemudian. Kamu pasti akan merasa terganggu bahkan merasa sakit pada bagian kulit yang berjerawat.

Jerawat disebabkan oleh peradangan kulit (inflamasi kulit), terutama mempengaruhi kelenjar sebaceous yang menghasilkan sebum. Sebum merupakan minyak alami yang diproduksi oleh tubuh kita dan berperan untuk kelembapan kulit. Namun yang menjadi masalah ketika jumlah sebum berlebihan dan sel kulit mati menghalangi folikel kulit. Hal inilah yang menyebabkan peradangan pada kulit.

Berbagai faktor lain yang dapat memicu jerawat termasuk faktor hormonal, pola makan dan lingkungan, kondisi kesehatan usus juga harus menjadi pertimbangan utama.

Bagaimana kesehatan usus dapat mempengaruhi kulit kamu?

Usus yang sehat sangat dipengaruhi oleh kesehatan sekumpulan mikroorganisme yang hidup di usus kita disebut dengan mikrobioma usus. Mikrobioma usus tidak hanya mempengaruhi kesehatan usus tetapi juga memiliki efek luas di seluruh tubuh kamu. Hal ini telah dipelajari dalam banyak gangguan kulit umum seperti eksim, psoriasis dan jerawat.

Usus dapat mempengaruhi kesehatan kulit melalui apa yang disebut sebagai sumbu usus-kulit. Sebanyak 70% sel kekebalan kita ditemukan di usus, mikroba usus kita dapat mempengaruhi fungsi sel kekebalan. Dalam hal ini akan menghasilkan peningkatan produksi senyawa sitokin anti-inflamasi dan penurunan tingkat sitokin pro-inflamasi. Sering pula terjadi pada seseorang yang berjerawat mengalami disbiosis (ketidakseimbangan bakteri baik dan buruk di usus) dan akan berdampak pada sistem imun.

Mikrobioma kulit

Seperti usus, kulit dihuni oleh kumpulan mikroorganisme sendiri yang disebut mikrobioma kulit. Bakteri umum yang biasanya ditemukan pada kulit termasuk Staphylococci, Corynebacteria, Propionibacterium, Brevibacterium dan Micrococci. Komposisi mikrobioma kulit bervariasi pada tiap individu berdasarkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin dan lingkungan.

Kolonisasi kulit dengan bakteri Propionibacterium acnes dikaitkan dengan jerawat dan dapat memicu reaksi peradangan. Penanganan pertama saat mengalami jerawat adalah pemberian antibiotik. Sayangnya, telah terjadi penambahan strain Propionibacterium acnes yang kebal terhadap antibiotik dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu pemberian antibiotik dapat
menyebabkan efek samping yang tidak baik bagi tubuh.

Mengapa Bakteri Baik Dapat Membantu Mengurangi Jerawat

Berbagai studi terus berkembang dalam penggunaan probiotik untuk jerawat dan kondisi kulit lainnya, tetapi bagaimana cara mereka bekerja? Mari kita lihat.

  • Mengurangi peradangan. Jerawat adalah kondisi peradangan, dan strain Lactobacilli dan Bifidobacteria telah terbukti
    mengurangi pelepasan sitokin pro-inflamasi, TNF-α, IL-6 dan IL-8 dan meningkatkan pelepasan sitokin anti-inflamasi,
    IL- 10.
  • Menyeimbangkan disbiosis usus. Suplementasi probiotik dapat menyeimbangkan kembali mikrobioma usus dengan meningkatkan jumlah bakteri menguntungkan dan menghambat pertumbuhan bakteri yang lebih berbahaya.
  • Menghambat bakteri patogen pada kulit. Bakteri alami yang terdapat pada kulit antara lain Staphylococcus epidermidis dan Streptococcus salivarius, keduanya dapat menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes.
  • Menjaga integritas penghalang usus. Peningkatan permeabilitas usus atau dikenal sebagai usus bocor, dapat berkontribusi pada perkembangan jerawat. Probiotik dapat memperkuat lapisan dinding usus dan menghambat pertumbuhan patogen yang merusak lapisan usus halus.

Lima tips untuk kulit yang sehat dan usus yang sehat

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mendukung kulit dan usus tetap sehat, yaitu:

  1. Perhatikan kebiasaan diet. Pertimbangkan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan seperti buah dan sayuran dan biji-bijian
  2. Minum banyak air. Menjaga terhidrasi sangat penting untuk keteraturan usus dan usus yang sehat
  3. Berkeringat. Olahraga dapat meningkatkan kesehatan kulit dengan meningkatkan aliran darah dan ekskresi produk limbah dalam keringat
  4. Cobalah masker wajah yogurt. Pakar kecantikan menggunakan yogurt alami langsung yang dioleskan ke wajah dan dibiarkan selama 10 hingga 15 menit. Manfaat masker wajah yoghurt dikarenakan bakteri probiotik Lactobacillus yang biasa ditemukan dalam yogurt
  5. Pertimbangkan suplemen probiotik. Suplemen probiotik harian dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit dengan mengoptimalkan kesehatan usus

Tidak ada salahnya mencoba produk probiotik untuk membantu menjaga kesehatan kulitmu ya. Kulit sehat membuat kamu lebih percaya diri. Sampai jumpa dalam artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Keranjang belanja

0

Tidak ada produk di keranjang.