Ternyata Probiotik dan Kolesterol itu Berhubungan!

nusalabs.id – Tahukah kamu bahwa probiotik dan bakteri usus kita memiliki peran penting dalam kadar kolesterol dan kesehatan jantung? Mungkin sulit untuk membayangkan bahwa bagian tubuh yang tampaknya tidak berhubungan ini, yaitu usus dan jantung, ternyata saling berhubungan. Faktanya, apa yang terjadi di usus kita mempengaruhi kadar kolesterol, peradangan, dan berat badan, yang masing-masing berkontribusi pada kesehatan jantung. Mari kita lanjutkan untuk mempelajari tentang probiotik untuk kolesterol.

Sebelum kita menjawab pertanyaan ini, mari kita lihat apa itu kolesterol dan fungsinya dalam tubuh.

Kolesterol merupakan sebuah senyawa lemak yang didapatkan sebagian dari makanan dan juga diproduksi oleh hati tubuh kita. Tubuh kamu sangat memerlukan kolesterol untuk membangun sel-sel yang sehat. Didalam tubuh kamu kolesterol membantu untuk memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak.

Apabila kadar kolesterol tinggi hal ini dapat menimbulkan simpanan lemak dalam pembuluh darah. Selanjutnya, simpanan lemak tersebut tentunya akan menyebabkan aliran darah tersumbat didalam pembuluh darah arteri. Jika kadar kolesterol terlalu tinggi, tentunya sangat berbahaya bagi tubuh karena akan menyebabkan resiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung, obesitas, diabetes, dan stroke.

Beberapa penyebab tingginya kadar kolesterol, diantaranya adalah sering mengkonsumsi makanan tinggi lemak, kurang berolahraga, obesitas, memiliki riwayat penyakit ginjal dan liver, serta faktor pertambahan usia.

Untuk menjaga kadar kolesterol yang sehat, diet seimbang dan gaya hidup aktif dengan olahraga teratur sangatlah penting. Secara umum dibutuhkan obat penurun kolesterol seperti statin. Meski efektif untuk menurunkan kolesterol, efek samping statin bisa mengganggu.

Hal ini menunjukkan banyak ketertarikan beberapa orang untuk mempelajari bahan alami yang sebagai alternatif pengobatan lain untuk diaplikasikan baik itu secara tunggal maupun atau dikombinasikan bersama obat statin. Meskipun probiotik tidak sering dikaitkan dengan kolesterol, berbagai studi klinis menunjukkan bahwa mendukung kesehatan usus kita dengan strain probiotik tertentu dapat membantu mengatur kadar kolesterol.

Mekanisme potensial untuk aksi probiotik menurunkan kadar kolesterol dengan beberapa cara, berikut ini pembahasannya :

  • Meningkatkan produksi empedu dalam tubuh yang dapat menurunkan kadar kolesterol
    Bakteri probiotik mengandung enzim yang memecah komponen makanan kita. Strain spesifik lactobacillus dan
    bifidobacteria pada probiotik tertentu mengandung enzim yang disebut hidrolase yang berfungsi memecah garam
    empedu di usus yang kemudian dikeluarkan melalui tinja kita. Kolesterol dibutuhkan untuk membuat lebih banyak
    empedu, sehingga kolesterol yang beredar di dalam tubuh digunakan untuk menggantikan garam empedu yang hilang.
  • Mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan kita
    Strain probiotik tertentu dapat mencegah penyerapan kolesterol dengan mengubahnya menjadi senyawa lain yang
    disebut koprostanol. Koprostanol tidak dapat diserap di usus dan oleh karena itu dibuang melalui tinja kita.
  • Penurunan sintesis kolesterol di hati
    HMG-CoA reductase (HMGCR) adalah enzim penting dalam sintesis kolesterol. Strain Lactobacillus telah terbukti
    menekan kadar HMGCR secara in vitro.
  • Produksi asam lemak rantai pendek
    Organisme probiotik spesifik memakan serat yang disebut dengan prebiotik, menghasilkan asam lemak rantai pendek
    (SCFA) seperti butirat dan propionat, yang keduanya dapat menghambat sintesis kolesterol hati.

Jadi, penting banget kan, buat kamu untuk mengatur pola makan dan gaya hidup menjaga kesehatan kadar kolesterol dalam tubuh. Probiotik adalah pilihan alami dan aman untuk ditambahkan ke dalam rutinitas harian kamu untuk menjaga kadar kolesterol yang sehat.

Tinggalkan Balasan

Keranjang belanja

0

Tidak ada produk di keranjang.